Website Resmi SMAIT Harapan Bunda Semarang

Kiprah Sekolah 2020/2021

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah mengumumkan syarat dan mekanisme penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 melalui Siaran Langsung di kanal Youtube Kemendikbud RI. Syarat dan mekanisme tersebut tertuang dalam bentuk Surat Keputusan Bersama Mendikbud, Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. Salah satu syaratnya yakni maksimal 18 peserta didik per kelas (dari standar 28-36 peserta didik per kelas). Ketentuan jaga jarak minimal 1,5 meter.

Kebijakan terkait pembatasan itu di manfaatkan sekolah untuk pembelajaran tatap muka, karena jumlah siswa yg terbatas yang baru memiliki angkatan pertama sehingga sangat memungkinkan melakukan protokol kesehatan. Harapannya mampu memberikan hasil yang maksimal pada proses belajar mengajar. Setiap peserta didik mendapatkan kesempatan untuk belajar, maka jumlah dan jam belajar dilakukan dengan sistem pergiliran rombongan belajar (shift) dimana kelas MIPA dapat konsultasi belajar setiap hari selasa dan Kamis sedangkan kelas IPS dapat konsultasi belajar setiap hari senin dan jumat, selain hari itu kegiatan belajar mengajar di lakukan secara daring. Untuk kegiatan mabit, pembinaan pribadi islami tetap dapat dilaksanakan dengan baik.

Selama Pandemi SMA IT Harapan Bunda aktif berinteraksi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan serangkaian prosesi perijinan melalui Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Berbagai proses telah di lalui dari melengkapi berkas, sarana prasarana, visitasi dan lain sebagainya yang akhirnya pada tanggal 20 Mei 2021 SMA IT Harapan Bunda telah resmi memiliki ijin usaha yang berlaku efektif dari DPMPTSP dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Serangkaian proses ini pun di dukung pula dengan telah di tetapkannya Kepala Sekolah SMA IT Harapan Bunda, Ustadz Ali Mustofa, Lc., M.Pd yang telah menyelesaikan program Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Sultan Agung Semarang pada hari kamis tanggal 25 Februari 2021.

SMA IT Harapan Bunda telah mampu mengatasi kendala dan tantangan di masa pandemi dengan pembelajaran online dan konsultasi atau tatap muka ke sekolah agar semua peserta didik mendapat pembelajaran yang maksimal. Yayasan Bakti Ibu dan panitia perijinan sekolah juga telah melewati dengan baik proses perijinan yang panjang dan melibatkan banyak pihak yang mendukung beridirinya SMA IT Harapan Bunda Semarang yang berlokasi di Pedurungan Semarang

Share thisĀ 

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter
Share on google
Google+
Share on email
Email